Jenis Unit Trip MCCB dan Cara Memilihnya

Kategori: Product Spotlight

Jenis Unit Trip MCCB dan Cara Memilihnya

Dalam memilih circuit breaker, spesifikasi tidak hanya berhenti pada rating ampere atau ukuran fisiknya. Salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan adalah unit trip, karena komponen ini berperan dalam mendeteksi kondisi abnormal dan menentukan kapan circuit breaker harus memutus aliran listrik. Listrik Kita merupakan distributor resmi Schneider Electric yang menyediakan barang original dan bergaransi, termasuk berbagai pilihan MCCB untuk kebutuhan instalasi listrik.

Unit trip menjadi salah satu faktor yang menentukan karakteristik proteksi sebuah MCCB. Selain jenis unit trip, pemilihan MCCB juga perlu mempertimbangkan rating ampere atau In, breaking capacity, serta jumlah phase. Dengan memahami setiap spesifikasi tersebut, pemilihan MCCB dapat disesuaikan dengan kebutuhan instalasi secara lebih tepat.

1. Jenis Unit Trip: TMD dan Micrologic

Secara umum, unit trip pada MCCB dapat ditemukan dalam beberapa pilihan, termasuk TMD dan Micrologic. Keduanya memiliki fungsi utama untuk memberikan perlindungan terhadap gangguan listrik, tetapi teknologi dan kemampuan pengaturannya berbeda.

TMD (Thermal Magnetic Trip)

TMD merupakan unit trip yang menggunakan prinsip thermal dan magnetic. Bagian thermal bekerja untuk mendeteksi kondisi overload atau beban lebih. Ketika arus yang mengalir melebihi batas dalam waktu tertentu, mekanisme thermal akan bekerja dan memutus rangkaian.

Sementara itu, bagian magnetic berfungsi merespons arus hubung singkat atau short circuit yang memiliki nilai sangat tinggi dan terjadi secara cepat. Kombinasi kedua mekanisme ini membuat TMD menjadi pilihan yang praktis untuk berbagai aplikasi yang tidak membutuhkan pengaturan proteksi secara kompleks.

Micrologic

Berbeda dengan TMD, Micrologic merupakan electronic trip unit yang menggunakan sistem elektronik untuk memantau arus dan kondisi rangkaian. Unit ini menawarkan kemampuan pengaturan proteksi yang lebih fleksibel sesuai tipe dan aplikasinya.

Micrologic dapat digunakan pada instalasi yang membutuhkan pengaturan proteksi lebih detail. Pengguna dapat menyesuaikan parameter proteksi tertentu sehingga MCCB dapat lebih sesuai dengan karakteristik beban dan sistem kelistrikan yang digunakan.

2. Rating Ampere (In)

Selain unit trip, rating ampere atau In merupakan spesifikasi penting saat memilih MCCB. In menunjukkan rating arus yang berkaitan dengan kemampuan circuit breaker dalam membawa arus pada kondisi kerja yang ditentukan.

Apa Itu Rating Ampere (In)?

Secara sederhana, In dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan kapasitas arus MCCB. Misalnya, MCCB dengan rating tertentu dipilih berdasarkan kebutuhan arus beban dan karakteristik instalasi.

Namun, pemilihan rating tidak sebaiknya hanya berdasarkan besar arus beban. Kapasitas kabel, jenis beban, kondisi instalasi, dan sistem proteksi juga perlu diperhitungkan agar circuit breaker dapat bekerja secara optimal.

Cara Menentukan Rating Ampere yang Sesuai

Rating MCCB perlu disesuaikan dengan kebutuhan instalasi. Jika rating terlalu kecil, circuit breaker dapat lebih mudah mengalami trip ketika beban beroperasi. Sebaliknya, rating yang terlalu besar tanpa perhitungan yang tepat dapat membuat proteksi terhadap beban dan kabel menjadi kurang optimal.

Karena itu, pastikan rating ampere MCCB sesuai dengan desain instalasi dan kebutuhan beban yang akan dilindungi.

3. Breaking Capacity

Breaking capacity juga menjadi spesifikasi yang tidak boleh diabaikan ketika memilih MCCB. Parameter ini berkaitan dengan kemampuan circuit breaker untuk memutus arus gangguan, terutama saat terjadi short circuit.

Apa Itu Breaking Capacity?

Breaking capacity menunjukkan kemampuan circuit breaker untuk memutus arus hubung singkat hingga nilai tertentu dengan aman. Nilai ini biasanya dinyatakan dalam satuan kA.

Semakin besar potensi arus hubung singkat pada suatu instalasi, semakin penting memastikan MCCB memiliki breaking capacity yang sesuai. Jika kemampuan pemutusan circuit breaker tidak mencukupi terhadap arus gangguan yang mungkin terjadi, sistem proteksi dapat menjadi tidak aman.

Icu dan Ics pada MCCB

Dalam spesifikasi MCCB, pengguna mungkin menemukan istilah Icu dan Ics. Icu atau ultimate short-circuit breaking capacity menunjukkan kemampuan maksimum circuit breaker dalam memutus arus hubung singkat pada kondisi pengujian yang ditentukan.

Sementara itu, Ics atau service short-circuit breaking capacity berkaitan dengan kemampuan MCCB untuk memutus arus gangguan dan tetap dapat digunakan sesuai ketentuan setelah pengujian tertentu. Oleh karena itu, kedua parameter ini penting untuk diperhatikan saat membandingkan MCCB.

Cara Memilih Breaking Capacity yang Tepat

Breaking capacity sebaiknya dipilih berdasarkan kondisi sistem dan besarnya prospective short-circuit current pada titik pemasangan. Dengan begitu, MCCB memiliki kemampuan pemutusan yang sesuai dengan potensi gangguan pada instalasi.

4. Jumlah Phase

Jumlah phase juga perlu disesuaikan dengan sistem kelistrikan yang digunakan. MCCB tersedia dalam konfigurasi pole yang berbeda untuk memenuhi berbagai kebutuhan instalasi.

Circuit Breaker 1 Phase

Sistem single phase umumnya digunakan pada berbagai aplikasi dengan kebutuhan listrik yang lebih sederhana. Pemilihan jumlah pole tetap perlu disesuaikan dengan konfigurasi penghantar dan kebutuhan proteksi pada instalasi.

Circuit Breaker 2 Phase

Konfigurasi 2 pole dapat digunakan pada sistem tertentu yang membutuhkan pemutusan dua penghantar secara bersamaan. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan sistem kelistrikan dan desain instalasi.

Circuit Breaker 3 Phase

Sistem 3 phase banyak digunakan pada bangunan komersial, fasilitas industri, dan berbagai aplikasi dengan beban yang lebih besar. Untuk kebutuhan tersebut, MCCB dengan konfigurasi yang sesuai dapat memberikan perlindungan pada sistem 3 phase.

Cara Menentukan Jumlah Phase yang Sesuai

Sebelum memilih MCCB, pastikan jumlah phase dan jumlah pole sesuai dengan sistem kelistrikan yang digunakan. Selain itu, pertimbangkan juga karakteristik beban dan kebutuhan pemutusan pada instalasi.

Faktor yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih MCCB

Memilih MCCB tidak cukup hanya melihat harga atau rating ampere. Beberapa spesifikasi perlu diperiksa secara bersamaan, mulai dari jenis unit trip, rating In, breaking capacity, hingga jumlah phase.

Untuk instalasi yang membutuhkan proteksi lebih sederhana, TMD dapat menjadi salah satu pilihan. Sementara itu, Micrologic dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan yang memerlukan pengaturan dan pemantauan proteksi yang lebih fleksibel. Rating ampere harus disesuaikan dengan beban dan sistem, sedangkan breaking capacity perlu memperhatikan potensi arus hubung singkat pada instalasi.

Dengan mempertimbangkan seluruh parameter tersebut, pemilihan MCCB dapat menjadi lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan sistem kelistrikan.

Jika Anda sedang mencari MCCB Schneider Electric untuk kebutuhan rumah, gedung, industri, maupun proyek, Listrik Kita menyediakan berbagai pilihan MCCB Schneider Electric original dan bergaransi. Temukan produk yang sesuai dengan kebutuhan instalasi Anda dan lakukan pembelian MCCB Schneider Electric melalui ListrikKita.com.

WhatsApp