Di Indonesia, penggunaan kendaraan listrik sudah semakin meningkat. Mulai dari kendaraan pribadi sampai transportasi umum, semuanya sudah beralih ke kendaraan listrik. Kendaraan listrik memang menjadi alternatif kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Karena penggunaan kendaraan listrik sudah mulai meningkat, maka permintaan fasilitas pengisian baterai juga meninggi. Oleh karena itulah, EV Charger sangat dibutuhkan.
EV Charger merupakan peralatan untuk menjaga baterai tetap penuh, yang bisa digunakan pada kendaraan listrik maupun kendaraan listrik hybrid plug-in. Jadi, kurang lebih fungsi dari EV Charger ini sama seperti alat pengisi daya lainnya, yaitu untuk mengisi daya baterai. Jika Anda memiliki laptop atau handphone, ketika baterainya habis, Anda akan langsung menghubungkan perangkat yang dimiliki pada charger (adaptor) yang menghubungkan perangkat dengan soket. Nantinya, charger akan mengubah dan mengondisikan daya listrik menjadi daya DC dan mengisi daya perangkat.
Fungsi dari EV Charger kurang lebih mirip seperti charger untuk laptop dan handphone tersebut. Pada dasarnya pengisi daya baterai ini menggunakan listrik dari jaringan (soket) untuk membantu mengisi daya baterai kendaraan listrik Anda. Pengisian daya dilakukan agar kendaraan listrik Anda bisa beroperasi dengan lebih optimal dan memungkinkan mobilitas yang lebih ramah lingkungan tentunya.
Jika Anda mencari pengisi daya untuk kendaraan listrik Anda, salah satu tips-nya adalah cari yang sudah terbukti kualitasnya, seperti EV Charger dari Schneider Electric.
Ev Charger Schneider Electric memiliki berbagai macam tipe yang bisa dipilih, dengan daya dan arus yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan pengisian daya Anda. Berikut tipe-tipe EV Charger dari Schneider Electric :
- Schneider Electric Charge
Kriteria:
- Terdapat dua pilihan kutub, yaitu 1P (Single Phase) dan 3P (Three Phase)
- Daya – arus untuk Schneider Charge 1 Phase tersedia 7.4 kW – 32A
- Pada pilihan 3 Phase, ada dua pilihan daya arus, yaitu 11 Kw – 16A dan 22 kW – 32A
- Pemasangannya bisa di dinding atau Wall Mounting
- Untuk 1P dan 3P 11 kW – 16 A memiliki kabel connector dengan panjang 5 m dengan tipe Attached – Type 2 atau tidak bisa dilepas
- Sedangkan untuk 3P 22 kW – 32A tidak termasuk kabel
- Koneksi jaringan tertanam EV Charger: WiFi, Ethernet
- Akses charging: Free Access
- EVlink Pro AC Schneider Electric
Kriteria:
- Tersedia dua pilihan kutub, yaitu 1P (Single Phase) dan 3P (Three Phase)
- Daya – arus untuk EV Charger EVlink Pro AC 1P adalah 7.4 kW – 32A, dan untuk 3P adalah 22 kW – 32A
- Pemasangan bisa dilakukan pada dinding (Wall Mounting) maupun pada lantai (Floor Standing)
- Terdapat kabel konektor sepanjang 5 m dengan tipe Attached – Type2 (tidak bisa dilepas)
- Akses charging: RFID, NFC
- Evlink juga memiliki aksesoris yang beragam, seperti Pedestal (tumpuan) untuk Pro AC, Floor Standing kit, Type 2 cable, dan juga RFID Pack
- Tidak hanya itu, perangkat ini juga tersedia proteksi yang bervariasi, mulai dari circuit breaker, RCCB – 30mA, UVT Auxiliary, sampai dengan Enclosure
- Proteksi terintegrasi pada EV Charger ada RDC-DD 6mA DC Filter, RCD 30Ma A-Si, Mnx Auxiliary Contact
- EV Charger EVlink Pro DC 120-180 kW Schneider Electric
Kriteria:
- Hanya terdapat pilihan 3P (Three Phase)
- Daya – arus EVlink Pro DC 120-180 kW tersedia dalam 120 kW – 193A, 150 kW – 242A, dan 180 kW – 291A
- Pemasangan Floor Standing
- EV Charger terdapat kabel konektor dengan tipe Attached – 2x CCS2
- Koneksi jaringan tertanam: WiFi, Ethernet, Modem 4G
- Akses charging: RFID, NFC, Autocharge (EV Mac Address)
- Terdapat proteksi short circuit, overload, Residual Current Device – DC & overheating
- Selain itu, pada EV Charger terdapat juga Filter Air Cooling yang bisa membuat temperatur jadi teratur
- EV Charger EVlink Pro DC 60 – DC Charging Schneider Electric
Kriteria:
- EV Charger EVlink Pro DC 60 – DC Charging hanya terdapat pilihan 3P (Three Phase)
- Tersedia daya arus 60 kW – 90A
- Pemasangan bisa di dinding (Wall Mounted) maupun di lantai (Floor Standing)
- Kabel konektor tersedia tipe Attached – 2x CCS2
- Koneksi jaringan tertanam: WiFi, Ethernet, Modem 4G
- Akses charging: RFID, NFC, Autocharge (EV Mac Address)
- Terdapat proteksi short circuit, overload, Residual Current Device – DC & overheating
- Adanya Filter Air Cooling yang bisa membuat temperatur teratur
Itu dia kriteria dari setiap tipe EV Charger Schneider yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika ingin memiliki EV Charger berkualitas terbaik dengan promo menarik, beli disini!